Kata Orang Project Class

Cara Menggunakan Timing Chart Pada Animasi

Apa itu Timing Chart ?

Timing chart dalam animasi adalah alat visual yang digunakan untuk merencanakan dan mengatur kecepatan serta ritme gerakan dalam sebuah animasi.

Chart ini membantu animator menentukan jumlah frame yang dibutuhkan antara setiap pose atau keyframe, sehingga gerakan karakter atau objek terlihat halus dan alami.

Dengan menggunakan timing chart, animator dapat mengontrol percepatan, perlambatan, dan jeda dalam gerakan, memastikan animasi yang dihasilkan memiliki timing yang tepat dan dinamis.

Contoh Timing chart pada animasi

 

 

Bagaimana Timing Chart Bekerja

Timing chart bekerja dengan cara mengatur jumlah frame yang dibutuhkan antara dua pose kunci (keyframes) dalam sebuah animasi untuk menciptakan gerakan yang diinginkan. Berikut cara kerjanya:

1. Penentuan Keyframes

Animator pertama-tama menentukan pose-pose utama atau keyframes yang menggambarkan momen penting dalam gerakan.

Dalam animasi bisa disebut key poses, untuk menentukan pose atau gerakan yang penting dalam beberapa detik. Untuk contoh saya menggunakan 12 frame per detik.

contoh keyposes pada animasi

 

2. Pembagian Frame

Timing chart kemudian digunakan untuk mengatur berapa banyak frame yang akan ditempatkan di antara keyframes tersebut.

Disini saya membuat orang memukul dalam satu detik. Kalian dapat menyensuaikan berapa detik dalam satu gerakan utama.

3. Pengaturan Ritme dan Kecepatan / Menambah Inbetween

Dengan menempatkan lebih banyak frame antara dua pose, gerakan akan terasa lebih lambat dan halus. Sebaliknya, dengan lebih sedikit frame, gerakan akan terasa lebih cepat.

Animator dapat menyesuaikan timing chart untuk menciptakan efek percepatan atau perlambatan (easing in/out) sesuai kebutuhan. Pelajari lebih lanjut tentang 12 prinsip animasi.

contoh inbetween dalam animasi

in between aimation

 

4. Penjelasan membaca timing chart

Read timing chart animation

5. Penyesuaian Gerakan/Spacing

Timing chart memungkinkan animator untuk mengontrol ritme dan aliran gerakan secara keseluruhan. Misalnya, gerakan cepat mungkin memerlukan sedikit frame di awal dan akhir, dengan lebih banyak frame di tengah untuk menciptakan efek percepatan dan perlambatan.

Spacing in animation

Dengan memahami dan mengaplikasikan timing chart, animator dapat memastikan bahwa gerakan dalam animasi terlihat alami, hidup, dan sesuai dengan intensitas emosi atau aksi yang ingin disampaikan. 

Ini bukanlah teori pasti, setiap animator berbeda-beda dalam bentuk timing chart, bahkan tidak menggunakan sama sekali. ini hanya untuk membantu animator dalam mengoptimalkan gerakan pada gambar. 

Animasi menggunakan timing chart

Selamat Berkreasi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x